Ikatan Mahasiswa Maraqitta’limat (IMAM) Gelar Bakti Sosial

IMAM Dalam usianya yang sangat muda IMAM terus berusaha memposisikan dirinya di tengah-tengah masyarakat Nusa Tenggara Barat sebagai bentuk pengabdiannya kepada ibu pertiwi, baik dibidang pendidikan, da’wah maupuin sosial. IMAM yang anggotanya didominasi kaum intlektual tak berhenti untuk terus berfikir dan berevolosi. Minggu tanggal 03 juni 2012 misalnya, IMAM bersama puluhan anggotanya yang tergabung dari berbagai UNIVERSITAS seperti, komsat IKIP, Komsat UNRAM, Komsat IAIN, Komsat UNW, dan Muhamadiyah beriring-iringan dari Mataram menuju PANTI ASUHAN NURUL ISLAM Santong yang di pimpin langsung ketua umumnya M. Halani dengan mengibarkan bendera IMAM sepanjang jalan, aksi sosial ini dirangkai dengan keakraban dan silaturahmi. IMAM berkesempatan bertemu langsung dengan anak-anak Panti Asuhan Nurul Islam Santong yang di dampingi langsung oleh pinpinan ponpes Nurul Islam Ustad Saparwadi Lc. Anggota IMAM berbagi cerita dengan anak-anak Panti terkait dunia akademisi.
Sebuah motivasi positif disampaikan oleh ketua umum IMAM (Bang Olan) kepada anak-anak Panti untuk terus berkarya jangan berkecil hati untuk terus semangat gapai cita-cita yang mulia. Kedatangan IMAM di Panti Asuhan Nurul Islam Santong disambut baik oleh anak-anak Panti yang di dampingi oleh bapak asuhnya Ustad Zaidun dan pimpinan Ponpes Ustad Saparwadi, dalam penyampaiannya ustad sangat berterimakasih atas kedatangan anak-anak IMAM yang telah hadir di ponpes dan telah memberikan motipasi kepada anak asuhnya sehingga kedepan bisa terus bersemangat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi mengikuti jejak Anak-anak IMAM yang kritis dan idealis.
Setelah membagikan bingkisan, Al-quran, Iqro’ dan mie instan kepada anak-anak panti, pulihan Anggota IMAM melanjutkan diskusinya di alam terbuka yaitu di hutan santong,, pembicaranya langsung ketua IMAM dalam penyampaiannya mengarahkan semua anggoota IMAM yang hadir untuk terus istiqomah dan semakin solid, lewat IMAM kita akan membentuk jiwa-jiwa pemikir kaum muda untuk menuju mahasiswa yang kritis, idealis, sehingga mampu memunculkan pemikiran-pemikiran yang berpihak kepada rakyat jelata, dengan mengambil sample dari sesosok ulamak karismatik yaitu TGKH Zainuddin Arsyad seorang Insan tanpa gelar serjana pendidikan maupun master pendidikan namun mampu menciptakan puluhan lembaga pendidikan dibawah yayasan MARAQITTA’LIMAT yang didirikannya. Antusias anggota IMAM menyimak materi yang diberikan seakan menghilangkan penat setelah perjalanan panjang dari mataram menuju Hutan Santong. Diskusi ditutup dengan yel-yel “IMAM MAJU, MARAQITTA’LIMAT JAYA, MASYARAKAT SEJAHTRA”.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s