Ormas Islam Harus Bersatu

Ustadz Hamdan, Kepala MTs Maraqitta'limat Lombok Utara

Sambik Elen, Lombok Utara – Untuk membina umat Islam, maka dibutuhkan peran semua organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk bersatu. Demikian dikatakan ustaz Hamdan, Kepala Madrasah Tsanawiyah Maraqitta’limat Dusun Lenggorong Desa Sambik Elen Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Menurutnya, bila ormas Islam bersatu maka pemahaman tentang ajaran agama tidak simpang siur, dan akan terjalin kerukunan antar umat beragama. “Di Pulau Lombok ormas Islam memang cukup banyak, tapi jika bersatu maka Islam akan maju pesat seperti sekarang ini”, katanya.

Ormas Islam yang besar di Pulau Lombok, seperti NW, Muhammadiyah, Maraqitta’limat, NU dan ormas lainnya, memiliki puluhan lembaga pendidikan sebagai tempat menempa kader generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa. “Jika ini dikelola dengan baik, tentu kita tidak perlu hawatir akan kekurangan ulama”, tegas Hamdan.
Baca lebih lanjut

Ultah NWDI Ke-75, Dampak Positif Persatuan Ummat

Lombok Timur – Semarak Ultah NWDI ke-75 yang berlangsung di Musholla Al Abror Pancor, Selong, Lombok Timur Minggu 25 Juli 2010. Dihadiri oleh ribuan jemaah NW yang memadati arena Ultah ini. Masyarakat yang semenjak pagi buta sudah memadati kompleks Ponpes Darunadhatain NW Pancor ini, tanpa ras jenuh dan lelah mengikuti tahapan prosesi kegiatan Ultah ini dengan antusias sampai acara berakhir sekitar pukul 14.30 Wita.

Ultah yang dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang KH. M. Zainul Majdi MA, Kedua Ummi putri pendiri NWDI, Para Pengurus Nahdltul Wathan (NW), baik dari kubu Anjani ataupun Pancor dan Jajaran Pejabat Teras Pemprov NTB serta Pemda Lombok Timur.

Dalam Tausyiahnya, Gubernur NTB yang juga selaku Ketua Umum NW Pusat menerangkan, bahwa NW adalah sebuah kendaraan untuk mencapai sebuah tujuan perjuangan Dinul Islam Dan Berbasik Pendidikan/Syi’ar Islam.
Baca lebih lanjut

Astagfirulah, Kongres Bertema ‘Virgin Gak Oke’ Digelar Pelajar Bandung

Bandung (voa-islam.com) – Astagfirullah, pergaulan bebas di Bandung ternyata sangat mengkhawatirkan, tren “virgin gak oke” rupanya menjadi salah satu pemicu kekerasan terhadap anak. Dalam sebuah kongres anak di Hotel Trio Bandung 28-29 Juni lalu, sekelompok pelajar SMA bahkan berani menyebutkan istilah “virgin gak oke” di kalangan mereka.

“Sekarang pergaulan bebas terjadi di kalangan pelajar. Sekelompok pelajar SMA menyebut istilah ‘virgin gak oke’. Artinya, mereka sudah terkontaminasi pergaulan bebas,” kata Manajer Program Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar Dianawati, saat ditemui wartawan di Sekretariat LPA Jabar Jalan Karangtinggal Bandung, Jumat (23/7/2010).

Diana mengatakan, kongres itu diikuti oleh sekitar 50 pelajar di seluruh Jawa Barat. Dia mengaku prihatin dengan munculnya kecenderungan pergaulan bebas tersebut.

…“Sekarang pergaulan bebas terjadi di kalangan pelajar. Sekelompok pelajar SMA menyebut istilah ‘virgin gak oke’. Artinya, mereka sudah terkontaminasi pergaulan bebas,” kata Diana…

Di Indramayu bahkan ada daerah yang warganya terbiasa mendengar seorang anak gadisnya dijual. Itu terjadi karena mereka merupakan keluarga miskin. “Masyarakat di sana sudah cuek ketika mendengar tetangganya ada yang menjual anak gadis mereka,” kata Diana.
Baca lebih lanjut

Mufti Saudi Rilis Fatwa Penderita Diabetes Boleh Tidak Berpuasa

RIYADH (voa-islam.com): Mufti Arab Saudi, Sheikh Abdul Aziz Al-Sheikh membolehkan para penderita diabetes untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadhan tahun ini, yaitu fatwa yang jika diterapkan menyebabkan jutaan warga Saudi tidak puasa, karena penyakit diabetes diderita sekitar tiga puluh persen dari populasi penduduk Arab Saudi yang jumlahnya sekitar 21 juta orang.

Alu-Sheikh mengatakan dalam fatwanya merujuk kepada para penderita diabetes: “Barangsiapa tidak mampu berpuasa Ramadan secara penuh karena puasa membuatnya cepat kehausan, sangat kelelahan, dan menyebabkan turunnya atau tingginya kadar gula darah maka dia boleh meninggalkan puasa Ramadhan dan mengganti puasa jika dia mampu, namun jika tidak mampu menggantinya maka dia harus memberi makan satu orang miskin untuk setiap harinya satu setengah kilo beras, menurut laporan surat kabar Kuwait “Al-Anba” Rabu 21/07/2010.
Baca lebih lanjut

Luruskan Arah Kiblat 14-18 Juli 2010 Pukul 16.27 WIB Demi Kesempurnaan Sholat

JAKARTA (voa-islam.com) – Umat Islam seluruh Indonesia diimbau untuk menera ulang (meluruskan) arah qiblat hari Jum’at 16 Juli 2010 pukul 16.27 WIB. Dalam ilmu falaq (astronomi), hari ini dikenal dengan yaum rashdil qiblah (hari untuk mencocokkan arah qiblat), karena matahari tepat berada di atas Ka’bah. Berdasarkan data hisab MUI, Muhammadiyah dan Nadhlatul Ulama, yaum rashdil qiblah terjadi Jum’at sore, 16 Juli 2010.

Berdasarkan data hisab ini, MUI mengimbau kepada pra pengurus masjid di seluruh Indonesia, untuk keakuratan arah ibadah shalat.

“Daerah mana pun yang mampu menerima sinar matahari pada jam itu (pukul 16.27 WIB, red.), kita bisa sederhana menera arah qiblat. Arah lawan bayangan itulah arah qiblat berada, karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah,” ujar Sekretaris MUI Asrorun Niam, Kamis (15/7/2010).

Tepat pukul 12.27 waktu Arab Saudi, posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah, adalah saat yang tepat bagi umat Islam di seluruh dunia untuk meluruskan atau menera ulang arah qiblat.

Khusus bagi umat Islam Indonesia, pukul 12.27 waktu Arab Saudi itu bertepatan dengan pukul 16.27 WIB. Jika pada bagian Indonesia tengah dan timur pada waktu itu masih bisa menerima sinar matahari, maka masjid-masjid di daerah itu bisa melakukan tera ulang dengan toleransi kurang lebih 5 menit.

Baca lebih lanjut

STKIP Hamzar Mulai Beroperasi

Lombok Utara,
Sekolah Tinggi Kejuruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Hamzar  yang terletak di Kabupaten Lombok Utara, sejak Juli 2010 mulai beroprasi.

H. Mashal SH,MM (ketua  Pengelola STKIP Hamzar Lombok Utara) beserta salah seorang dosenUntuk mengawali langkahnya,  pengelola STKIP Hamzar membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2010, dengan program S-1  PGSD dan PGPAUD.

Yang menjadi visi SKIP Hamzar yaitu menyiapkan tenaga pendidik yang layak dan berakhlak dengan Tri Daharma Perguruan Tinggi.  Sementara misinya yakni mewujudkan ST yang memadai dan lulusannya dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi lainnya; meningkatkan tenaga didik dilingkungan pendidikan nasional, sehingga kedepan lulusan dari STKIP Hamzar dapat menjadi tenaga didik yang layak sesuai bidangnya masing-masing.

Selain itu, STKIP Hamzar juga akan terus menjalin kerjasama dengan pemerintah, pemerhati pendidikan dalam memasyarakatkan tri dharma perguruan tinggi.

Cikal bakal berdirinya, STKIP Hamzar, semenjak pendiri yayasan Maraqitta’limat, TGH.M. Zainuddin Arsyad masih hidup.  Hal itu ditunjukkan dengan didirikannya puluhan lembaga pendidikan di Kabupaten Lombok Utara oleh beliau.  Dan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, pada tahun 2004, sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi bekerjasama mendorong terbentuknya lembaga pendidikan tinggi yang bernaung di Yayasan Maraqitta’limat  pimpinan TGH. Hazmi Hamzar.
Baca lebih lanjut

Kamis Pagi Ini, Pesawat Tempur Israel Kembali Serang Gaza

Pesawat tempur Israel menembakkan lima roket ke Jalur Gaza, menyerang tiga sasaran di wilayah pantai tersebut, kata saksi mata dan pejabat keamanan Palestina.

Pesawat F-16 Israel menembakkan dua roket ke sebuah bandara tak terpakai di selatan kota Rafah Jalur Gaza hari Kamis pagi ini (1/7).

Roket-roket dari pesawat F-16 Israel menghantam bandar udara Yasser Arafat di Gaza selatan. Bandara yang sama juga terkena serangan roket Israel pada bulan Februari lalu.
Baca lebih lanjut