Pelajar Indonesia di Makkah Kutuk Serangan Israel

Yamtia, Makkah Mukarromah,-

Serangan Israel terhadap kapal Mavi Marmara yang mengangkut ratusan relawan menimbulkan aksi pengutukan sejumlah pihak.  Diantaranya adalah pelajar Indonesia yang berada di Makkah Mukarromah. Sejumlah pelajar mengutuk aksi tindakan Israel yang dianggap tidak berperikemanusiaan tersebut.

Salah seorang pelajar dari Lombok Timur, Indonesia, H. Sahlan Rafiqi Sasaky menyatakan bahwa aksi Israel menunjukkan bahwa Israel memang tidak ingin berdamai dengan ummat Islam. ” Israel adalah negara yahudi, yang kita tahu bahwa Yahudi sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an tidak akan pernah rela melihat ummat Islam sampai ummat ini mengikuti langkah atau ajaran mereka.” ujarnya.

Baca lebih lanjut

Israel pun Terus Menebar Fitnah

Israel pun Terus Menebar Fitnah

Setelah digiring ke Ashdod, para relawan ditahan Israel.
Yamtia, ASHDOD-
Tak hanya menyerang secara keji, Zionis Israel juga menebar fitnah terkait penyerangan atas kapal pengangkut bantuan kemanusiaan untuk Gaza, Mavi Marmara. Dalam laporan yang ditulis Al Jazaeera, Juru Bicara Pemerintah Israel, Mark Regev, mengungkapkan bahwa penyerangan dilakukan untuk membela diri.

Imam Masjidil Aqsha Ingatkan Ancaman Israel atas Al-Aqsha

Yamtia-Jakarta

Imam Masjidil Aqsa, Syekh Muhammad Mahmud Syalem, menyayangkan minimnya perhatian umat Islam terhadap keberadaan Masjidil Aqsa. Karena itu, ia meminta umat Islam untuk membantu perjuangan Palestina membebaskan Masjid Al-Aqsha dari kukungan Israel.

“Israel mengusasi sebagian kawasan Masjidil Aqsha yang jaraknya dekat dengan Palestina. Posisi ini memberikan kesempatan Israel untuk menggali terowongan dari bawah Masjidil Aqsha,” ujar Syekh Syalem saat berbicara dalam seminar Internasional On The Al-Aqsha and Palestine, di Jakarta, Senin (31/5). Menurut Syekh Syalem, ada beberapa hal yang membahayakan keberadaan Masjidil Aqha, pertama, mereka (israel) ingn mengosongkan penduduk Palestina di Jerusalem Timur. Kedua, menghancurkan pemukiman warga Palestina, dan terakhir, mereka berencana menggantikan penduduk asli dengan penduduk asing.
Baca lebih lanjut

Lima Prioritas Pasangan Jona

KLU-Yamtia,-

Pasangan calon bupati dan wakil bupati Lombok Utara, nomor urut 2 (Djohan Sjamsu + H. Najmul Ahyar) atau yang dikenal dengan sebuatan JONA akan memperjuangkan lima skala prirotas, bila dipercaya dan terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Lombok Utara pada Pemilukada 7 Juni mendatang. Prioritas tersebut antara lain:Pasangan  JONA1. Perbaikan sarana jalan raya pedesaan untuk menunjang kelancaran transportasi dalam pemasaran hasil bumi.

2. Penyediaan air bersih, karena air merupakan sumber kehidupan.

3. Penerangan/listik sampai ke dusun-dusun terpencil yang sampai saat ini masih belum menikmati penerangan.

4. Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan dengan menyediakan Rumah Sakit Daerah sendiri untuk kemudahan pelayanan masyarakat KLU.

5. Pendidikan yang memadai.

Menurut Najmul saat ini masih banyak ditemukan Sekolah Dasar yang hanya memiliki 3 kelas, padahal muridnya cukup banyak. Tingkat kemiskinan di KLU juga mencapai 60%, jadi perlu usaha yang keras untuk memajukan KLU.

Baca lebih lanjut

Pemkab Lotim Bentu Posko Titik Rawan Kelistrikan

Selong, Yamtia

Aksi anarkis massa terhadap lemahnya pelayanan pemerintah soal kelistrikan di Lombok Timur (Lotim) tampaknya mengilhami Pemkab Lotim untuk membentuk posko pengamanan terpadu. Posko tersebut dibentuk di empat titik rawan di daerah itu, dan bertugas untuk mengantisipasi, mencegah dan menanggulangi segala tindakan anarkis massa tersebut.

Kepala Bakesbangpol Lotim, H. Syarif Waliyullah kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (27/5) mengutarakan, posko tersebut ditempatkan di sekitar pusat pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) Paokmotong, Kecamatan Masbagik, untuk mengamankan instalasi vital di pusat mesin pembangkit listrik yang mensuplai kebutuhan listrik seluruh penduduk pulau Lombok itu.

Posko berikutnya ditempatkan di Selong untuk mengamankan Kantor PT PLN (Persero) Ranting Selong yang mengamankan kantor itu, berikut di Kantor Jaga PLN di Sakra serta di Aikmel untuk mengamankan unit pelayanan terpadu daerah (UPTD) kelistrikan milik pemkab Lotim. Seperti dimaklumi, UPTD Aikmel tersebut melayani seluruh kepentingan masyarakat eks pelanggan koperasi listrik pedesaan (KLP) Sinar Rinjani.

Baca lebih lanjut

Metode Dakwah Rasulullah SAW

“Dengan menyebut Asma Allah, Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang”

Segala puji hanya milik Allah. Kami memuji memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa dan kejelekan amal. Barang siapa mendapat petunjuk Allah, niscaya takkan ada yang menyesatkannya. Namun, barangsiapa sesat, maka sungguh ia tak akan memperoleh petunjuk. Kami bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak di sembah dengan sebenarnya selain Allah subhanahu wa ta’ala dan tiada sekutu bagi-Nya.. Tiada sekutu bagi-Nya. Dan kami bersaksi bahwa, Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Amma ba’du.

Adalah suatu kenikmatan besar dari Allah, bila seorang hamba memiliki unsur-unsur yang bisa menghantarkannya menjadi seorang penegak agama Allah dan penyeru (da’i) kepada-Nya. Karena tugas seorang da’i merupakan tugas utama para rasul as. Dan kedudukananya pun satu tingkat di bawah kedudukan para rasul, yang tak lain merupakan kedudukan paling mulia dan paling agung. Yang demikian itu, karena misi dan tujuan mereka adalah menegakkan kalimatullah (agama Allah) di atas bumi, di mana hal itu akan membawa umat manusia pada ketentraman dan kebahagiana di dunia maupun di akhirat.

Seorang da’i termasuk golongan orang-orang pilihan, terbaik dan paling di cintai Allah swt. Maka, sudah seharusnya bila perkataannya adalah sebagus-bagus ucapan di muka bumi. Ini dikatakan Allah swt, dalam firmannya,

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang salih dan berkata ‘Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri’” (QS. Fushshilat: 33)

Menyeru kapada Allah (dakwah) merupakan jalan utama menuju kebaikan umat ini: umat menurut Allah, “Umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah yang munkar, dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110). Dan karena dakwah kepada Allah pula, keadilan di muka bumi ini akan tercapai. Allah berfirman, “Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi beberapa orang yang telah di beri petunjuk oleh Allah, dan Allah tidak menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.” (QS. Al-Baqarah: 143)
Baca lebih lanjut

Pengurus Maraqitta’limat Dari Pusat Hingga Ranting Ikhlas dan Tidak Digaji

Pimpinan Pusat Yayasan Maraqitta’limat, TGH. Hazmi Hamzar di depan jamaah Yayasan Maraqitta’limat pada saat pengajian silaturrahni di Bayan menyampaikan bahwa pengurus Yayasan Maraqitta’limat dari pusat hingga ranting ikhlas dan tidak digaji. Beliau menegaskan bahwa sebuah organisasi keagamaan tidak akan bisa betahan lama apabila para pengurusnya tidak ikhlas dalam melaksanakan tugasnya .

Hal senada juga disampaikan oleh H. Mashal, SH.MM, yang juga salah seorang pimpinan pusat Yayasan Maraqitta’limat. Dikatakan Mashal, sejak berdirinya Yayasan Maraqitta’limat pada tahun 1964, TGH.M. Zainuddin Arsyad selaku founding father daripada yayasan ini senantiasa mengajarkan keikhlasan kepada setiap pengurus Maraqitta’limat.

Sementara itu, salah seorang pengurus cabang Yayasan Maraqitta’limat yang tidak mau disebut namanya menuturkan bahwa dirinya selama berada dalam jajaran pengurus tidak pernah menerima gaji sepeserpun dari yayasan. ” Saya tidak pernah menerima gaji sepeserpu, namun kami berusaha untuk ikhlas dalam menjalankan tugas, sebagaimana yang telah diajarkan oleh pendiri dari yayasan ini , TGH.M.Zainuddin Arsyad.” tutrnya.

Kepemimpinan Dalam Islam

Ustadz H. Sahlan Rafiqi El-Sasaky

Setiap kalian adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas apa yang di pimpinnya, Seorang penguasa adalah pemimpin bagi rakyatnya dan bertanggung jawab atas mereka, seorang istri adalah pemimpin di rumah suaminya dan dia bertanggung jawab atasnya. Seorang hamba sahaya adalah penjaga harga tuannya dan dia bertanggung jawab atasnya. (HR Bukhari)

Beberapa kriteria kepemimpinan dalam islam :

1. Menggunakan Hukum Allah
Dalam berbagai aspek dan lingkup kepemimpinan, ia senantiasa menggunakan hukum yang telah di tetapkan oleh Allah, hal ini sebagaimana ayat ;

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”. (Qs : 4:59)

Melalui ayat di atas ta’at kepada pemimpin adalah satu hal yang wajib dipenuhi, tetapi dengan catatan, para pemimpin yang di ta’ati, harus menggunakan hukum Allah, hal ini sebagaimana di nyatakan dalam ayat-Nya yang lain :

“Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu dan janganlah kamu mengikuti pemimpin-pemimpin selain-Nya. Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran (daripadanya)”. (Qs: 7 :3)

Baca lebih lanjut